Tampilkan postingan dengan label honda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label honda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2015

BMW Bikin Motor Touring Pesaing Honda Gold Wing

Roda Botak - Produsen roda dua BMW Motorrad memperkenalkan sepeda motor konsepnya, BMW Motorrad Concept 101. Motor gede itu memulai debutnya di The Concorso d’Eleganza at Villa d’Este, Italia.

BMW Motorrad Concept 101 dibangun sebagai motor touring dengan desain futuristis. Bodi motor dibuat dengan campuran bahan serat karbon dan alumunium, dilapis dengan cat warna silver, serta dikombinasikan warna hitam di setang, pelek, mesin, dan windshield.

Tampilannya terlihat eksklusif dengan jok yang dilapis bahan kulit dan penggunaan serat kayu di bagian tangki, sayap, dan juga bagasi belakang sebelah kiri dan kanan. Lampu depan menggunakan model 'Angel Eye' khas BMW dan di belakangnya menggunakan LED.

Sumber tenaga BMW Motorrad Concept 101 menggunakan mesin BMW K1600GT sport-tourer, dengan enam silinder berkapasitas 1.649 cc.

"BMW Concept 101 membuka bab baru dalam sejarah sepeda motor konsep BMW. Motor ini merupakan perwujudan sempurna dari hasil rancangan motor touring dengan bodi besar. Luar biasa menarik bagi kami, karena sebelumnya tidak terlibat dengan konsep motor seperti ini. Bagi saya, BMW Motorrad Concept 101 adalah lambang keanggunan, kekuasaan, dan kemewahan pada dua roda," kata Edgar Heinrich, Kepala Desain BMW Motorrad, seperti dikutip dari MotorcycleUSA, Senin (25/5/2015).

Belum ada informasi mengenai kapan motor yang disebut-sebut bakal menjadi pesaing Honda Gold Wing F6B itu masuk jalur produksi.

Jumat, 24 April 2015

Yamaha & Honda Recall Motor Karena Shock Bermasalah

Roda Botak - Pabrikan motor Yamaha dan Honda terpaksa melakukan recall sepeda motor sport lantaran adanya permasalahan pada shock absorbers Ohlins bagian belakang. Produk peredam kejut dari Ohlins memang digunakan sebagai komponen standar untuk motor-motor sport ber-cc besar.

Di antara model yang terkena recall adalah Yamaha YZF-R1M serta CBR1000RR model 2014 dan 2015.

Dalam keterangan pihak Ohlins, seperti dikutip dari Autoevolution, Jumat (24/4/2015), disebutkan ada permasalahan pada pistonshock absorbers. Bahan-bahan metal pada komponen tersebut tidak berfungsi secara sempurna yang dampaknya bisa mengakibatkan kecelakaan.

Komponen shock absorbers yang bermasalah tidak hanya yang sudah terpasang pada motor, melainkan juga dijual sebagai aftermarket. Model produk bermasalah tersebut adalah TTX36, TTX GP, TTX RT, dan TTX36 MKII.

Diler resmi Yamaha dan Honda nantinya mengecek shock lainnya, apakah termasuk produk bermasalah atau tidak. Jika ditemukan produk cacat maka akan diganti. Untuk penggantian tersebut, pemilik motor tidak akan dikenakan biaya.

Sejauh ini recall terjadi di Kanada dan Australia, berikutnya menyusul Amerika dan Eropa. Tidak disebutkan jumlah unit yang sudah dan bakal ditarik.

Kamis, 16 April 2015

Motor Bekas Honda Beat Banyak Diburu

Roda Botak - Dana belum cukup, inden, atau enggan membeli sepeda motor dengan kredit, menjadi alasan sebagian masyarakat memburu sepeda motor bekas. Tentunya dengan kondisi yang berkualitas.

Berlokasi di sepanjang Jalan Condet Raya, berjajar kios-kios yang menjual motor bekas dengan sistem pembayaran yang dapat dipilih, tunai, kredit atau dengan menukar dengan tukar tambah. Sepeda motor yang akan dibeli bisa langsung dilihat, dicoba, dan dibawa jika sudah cocok.

Saat ini jenis yang mendominasi transaksi jual beli di kawasan Condet adalah skuter matik (skutik). Kemacetan yang sering terjadi di Ibu Kota, membuat masyarakat lebih memilih skutik sebagai moda transportasi. Pengendara tidak kesulitan jika harus bermanuver dalam kemacetan.

"Sepeda motor matik lagi banyak yang beli, makanya saya banyak stok motor itu. Memang lebih enak motor matik, apalagi Jakarta sekarang macet terus," ujar Zahir pemilik kios Mutiara Motor.

Zahir menambahkan, dari 20 motor yang terjual di bulan maret lalu, 70 persen di antaranya didominasi oleh motor matik, kebanyakan Honda Beat. Merek Honda, kata Zahir, menjadi pilihan yang diminati oleh calon pembeli. Selain karena mereknya yang sudah terkenal, kualitasnya juga bagus, dan jika rusak tak perlu repot untuk mencari onderdilnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Usama dari kios Abba Motor, karena pembeli banyak yang berminat dengan merek Honda khususnya yang jenis matik, kiosnya saat ini hanya menyetok motor merek tersebut.

"Matik Honda sekarang lagi ramai, jadi sekalian aja kita sediain stoknya banyak," tandas Usama.

Tak berhenti sampai di situ, saat mendatangi kios jual beli barang bekas, Safir Motor yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang, dominasi pembeli adalah skutik.

"Kebanyakan yang beli lagi matik, kadang Yamaha kadang Honda. Ada juga sih yang beli 'motor laki', tapi enggak sebanyak yang matik," ujar Dadang.

Senin, 13 April 2015

Pasar Sepeda Motor Melemah, Honda Andalkan Vario

Roda Botak - Pasar sepeda motor nasional sepanjang tiga bulan pertama tahun ini anjlok 19,1 persen menjadi 1.605.043 unit dibandingkan periode sama tahun 1.984.076 unit. Honda sebagai pemimpin pasar sepeda motor nasional mengaku masih mengandalkan skutik untuk menopang penjualannya.

Meskipun, pasar skutik Januari-Maret 2015 juga turun 5,5 persen menjadi 1.207.758 unit dari sebelumnya 1.278.612 unit. Situasi pasar yang melemah, justru membuat andalan Honda, Vario (110, 125, dan 150) menguat penjualannya 3,3 persen menjadi 343.292 unit dari sebelumnya, 332.424 unit. Secara total penjualan Honda di segmen skutik juga naik 3 persen menjadi 931.207 unit dari 904.239 unit. 

Hasil positif ini membuat kontribusi Vario terhadap total penjualan Honda juga naik menjadi 28,4 persen dari sebelumnya 26 persen. Honda memperbesar penguasaan pasar skutik dengan menikmati 77,1 persen pangsa dari sebelumnya 70,7 persen.

“Ditengah kondisi pasar sepeda motor nasional yang terus melemah pada awal tahun ini, penjualan skutik Honda tetap tumbuh, meski banyak lahir skutik baru, penjualan Vario series justru semakin laris," jelas Thomas Wijaya, GM Divisi Penjualan PT Astra Honda Motor (AHM) dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2015).

Secara keseluruhan, dalam tiga bulan pertama tahun ini, skutik masih jadi sepeda motor terlaris Honda dengan kontribusi 85,2 persen terhadap total penjualan 931.207 unit. Selain Vario, BeAT menyumbang 505.632 unit, diikuti Scoopy FI 77.800 unit, Spacy Helm in PGM-FI 3.468 unit, dan PCX 150 1.015 unit.

Jumat, 10 April 2015

"Nih", Bocoran Motor Sport Dua Silinder Honda

RodaBotak - Tak mampu bersaing di segmen sport 250 cc lewat produk impor impor utuh (CBU) CBR250R dari Thailand, membuat PT Astra Honda Motor (AHM) geram. Singkat cerita, AHM lantas meminta prinsipal Honda Motor Company untuk menciptakan sendiri produk baru di segmen ini.

"Produk ini benar-benar baru, belum pernah diproduksi sebelumnya oleh Honda," jelas sumber internal AHM, (7/4/2015). 

Menurutnya, sepeda motor ini merupakan jawaban dari keinginan konsumen yang meminta sepeda motor sport dua silinder. Bahkan, AHM memilih konfigurasi mesin baru V-twin, ketimbang dua slinder segaris yang ditawarkan dua rivalnya, Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250R. Dengan perbedaan ini, AHM berharap bisa bersaing di segmen yang cukup bergengsi di mata konsumen ini.

Saat ini, lanjut sumber, persiapan masih terus dilakukan, mulai dari pemilihan pemasok komponen. Satu hal yang pasti, model baru ini berbeda dengan karakter CBR250R yang diproduksi di Thailand. Meskipun desain yang dihasilkan nantinya akan mengarah ke desain futuristik bukan bergaya retro semacan Ducati Scrambler atau Kawasaki Estrella.

"Kalau kita mau juga buat bergaya retro, tapi Jepang sepertinya meminta tetap desainnya futuristik," lanjut sumber itu.

Proses pengujian produksi disebutkan baru mulai dilakukan awal tahun depan, sedangkan produksi massal dan peluncuran akan dilakukan pertengahan 2016. "Kalau trial paling Februari sudah mulai, produksinya sekitar Juli atau Agustus 2016," tutup sumber itu.

Persaingan Sengit Sepeda Motor 150cc

RodaBotak - Sepeda motor merupakan kendaraan roda dua yang diciptakan untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas. Sejatinya, sepeda motor merupakan alat transportasi dengan bentuk sederhana yang lebih efisien ketimbang kendaraan roda empat atau lebih.

Seiring perkembangan zaman dan majunya teknologi, motor kini tak hanya melulu bicara soal alat transportasi, melainkan juga digunakan untuk menunjang jati diri seseorang yang membesutnya. Atas 
kebutuhan itu, banyak produsen kemudian menciptakan berbagai jenis motor mulai dari yang paling sederhana hingga paling mewah sekalipun.

Ada enam jenis motor yang kita ketahui selama ini, yakni motor sport, road bike sport, cruiser, trail/off-road, moped/bebek dan skuter matik (skutik). Semua jenis itu tentu berbeda, sesuai dengan karakter yang disuguhkan pabrikan menjawab kebutuhan konsumennya.

Saat ini, di Tanah Air, motor dengan kapasitas mesin 150cc rupanya tengah populer. Kondisi ini tentu berbeda dengan beberapa tahun lalu, di mana motor dengan kapasitas 125cc yang menjadi idolanya.

Ada sejumlah alasan mengapa tren ini lambat laun terus mengalami transformasi. Salah satunya ialah permintaan publik terhadap motor dengan ukuran lebih besar dari yang terdahulu. Lantaran ukurannya 
yang besar, otomatis, kapasitas mesin pun ditambah, seperti halnya motor dengan mesin 150cc.

Banyak orang beranggapan jika motor dengan mesin lebih besar dapat menaikkan gengsi si empunya motor. Selain itu, tenaga motor dengan mesin 150cc lumayan besar namun tetap efisien dalam hal konsumsi bahan bakar alias masih irit.

Kuda hitam penjualan

Berdasarkan data yang disampaikan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor di kelas 150cc terus mengalami peningkatan dan menjadi 'kuda hitam' di tengah penjualan skutik yang 
laris manis.

Sebagai contoh, Yamaha dengan V-ixion selama Februari 2015 mampu terjual sebanyak 26.545 unit, R15 sebanyak 9.735 unit dan Byson 1.246 unit. 

Tak hanya itu, kehadiran model baru matik 150cc Yamaha, yaitu N-Max, rupanya juga langsung disambut hangat konsumen dengan torehan penjualan mencapai 1.916 unit di bulan Februari.

Sementara berkaca pada seteru abadinya, Honda, pihaknya berhasil menjual CB150R StreetFire dengan angka penjualan 7.234 unit, diikuti Honda Verza 150 dengan 5.683 unit dan New Honda MegaPro FI 991 
unit. Di segmen skutik 150cc, Honda PCX mampu terjual selama Februari sebanyak 623 unit. Angka itu belum termasuk dengan Vario 150 yang saat ini tengah digandrungi masyarakat.

Menurut Pengamat Otomotif, Suhari Sargo, saat ini memang era motor bermesin 150cc untuk berjaya. Terlebih, motor dengan kapasitas lebih besar cocok dengan karakter masyarakat pekerja di Indonesia dan memiliki keunggulan dalam hal penampilan serta mampu menampung beban berat.

"Motor 150cc terus diminati, apalagi dengan banyaknya pabrikan yang mengeluarkan produk motor 150cc. Motor ini dipilih karena masih tepat untuk digunakan harian, karena memiliki kecepatan (tenaga) yang 
cukup dan dapat melibas jalur-jalur macet," kata Suhari Sargo.

Selain itu, motor-motor dengan mesin 150cc pun dibanderol dengan harga yang terjangkau hingga dapat memantik pelanggan untuk membelinya. 

"Motor dengan harga murah (terjangkau), tapi bisa cepat larinya atau mesinnya juga sama dengan yang lebih mahal pasti akan diminati," kata dia.

Yamaha: 150cc Menguntungkan

Produsen otomotif berlogo Garpu Tala di awal tahun 2015 sudah menggebrak pasar motor nasional dengan dua senjata andalannya 
di kelas 150cc, yakni Nmax dan MX King 150. Dua motor itu melengkapi tiga 'senjata' lainnya yang juga bermesin 150cc, yakni Vixion, R15 dan Byson.

Menurut Assistant General Manager (GM) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, pilihan 150cc dilakukan pihaknya karena besarnya potensi bisnis yang ada di kelas tersebut. 
Terlebih, dewasa ini pasar motor cenderung mengarah ke-cc yang lebih besar.

"Ya, kami prediksi seperti itu. Kami sudah melakukan survei, nantinya pasar roda dua akan menginginkan cc yang lebih besar, seperti 150cc," ujar Masykur.

Masykur menjelaskan, salah satu pertimbangan bagi pabrikan untuk mengeluarkan motor berkubikasi lebih tinggi lantaran banyak orang yang sudah bosan dengan model terdahulu yang biasanya dijejali 
mesin berkapasitas kecil. 

"Seiring meningkatnya perekonomian, banyak warga utamanya kaum pria merasa perlu menopang kebutuhan sehari-harinya dengan motor bermesin lebih besar," kata Masykur.

Tak heran, jika kemudian pihaknya mengaku optimistis dengan beberapa motor Yamaha yang menggendong mesin berkubikasi 150cc, terlebih motor-motor itu diklaimnya sudah disematkan teknologi terbaru dan pengadopsian standar emisi kendaraan bermotor Euro3. 

"Di 2015, kita akan ubah sistem bahan bakar menjadi Euro3. Pelaksanaannya antara bulan Januari-Agustus, termasuk MX. Jadi, Anda bisa hitung berapa yang belum diinjeksi agar bisa Euro3," paparnya.

Senada dengan Yamaha, pabrikan motor Suzuki juga mengatakan jika segmen 150cc memang sangat menggiurkan. Maka itu, tak ayal jika banyak pabrikan di Tanah Air yang berlomba-lomba menghadirkan 
motor di kelas tersebut.

Menurut GM Marketing 2W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yohan Yahya, hal itu bisa dibuktikan dengan penjualan Satria 150 FU-nya yang hingga kini terus diminati masyarakat. Suzuki pun mengaku tidak takut jika penjualan Satria 150 FU-nya akan terancam dengan maraknya pendatang baru di kelas 150cc dari sejumlah kompetitor.

"Kami sambut positif. Artinya, Satria bisa mengajak produsen lain untuk "bermain" (underbone) di cc lebih besar," ujar Yohan Yahya.

"Yang pasti, nanti trennya orang (konsumen) akan mulai melirik ke cc lebih besar. Sebab, mungkin banyak yang sudah jenuh dengan motor ber-cc kecil," kata Yohan.

"Kita jangan berbicara jalanan macet, atau tidak. Yang pasti, ke depan public transportationakan semakin baik. Jadi, mobil akan digunakan di akhir pekan, atau tidak digunakan untuk beraktivitas. Sementara motor, akan jadi hobi."

Rencana baru Honda

Baru-baru ini, Honda baru saja membuka selubung motor terbarunya yang dijejali mesin 150 cc. Motor itu yakni Vario 150 eSP yang hadir dari keluarga matic Honda. Motor itu sengaja ditetaskan dengan harapan Honda tetap berkuasa di Indonesia.

"Skutik Vario terbaru ini memungkinkan Honda untuk meraih pangsa pasar yang lebih baik pada tahun 2015," kata Executive Vice PresidentAstra Honda Motor (AHM), Johannes Loman.

Di kelas 150cc, Honda diketahui memiliki beberapa andalan, yakni PCX, CB150 StreetFire, Verza, New Megapro, CBR150R dan Honda Vario 150. Tak hanya itu saja, santer terdengar jika Honda bakal meluncurkan motor terbaru 150cc di kelas underbone. 

Kehadiran motor terbaru ini disebut-sebut merupakan penerus dari Honda CS1 dan Sonic yang telah disuntik mati. Nantinya, motor ini disiapkan Honda untuk menghentikan kedigdayaan Satria 150 FU, dan 
menjegal Yamaha MX King 150cc.

Hal itu dipastikan Deputy General Manager Sales Division PT AHM, Thomas Wijaya. Menurut dia, model terbaru ini akan segera melakoni debutnya tahun ini. Namun demikian, dirinya belum bisa merinci secara detil kapan kehadiran motor tersebut.

“Belum dalam waktu dekat. Saat ini kami masih melakukan studi. Tetapi, mudah-mudahan sih bisa tahun ini diluncurkan,” kata Thomas.

Menurut Thomas, meski di segmen 150 cc seperti halnya Suzuki Satria 150 FU pasarnya menurun, namun permintaan akan produk di kelas tersebut hingga saat ini masih tinggi. Maka itu, Honda pun berusaha 
memberikan pilihan kepada konsumen agar produk-produknya mendapatkan tempat di Tanah Air.

“Karena kita melihat adanya kebutuhan akan motor 150 cc yang slim dan speedy. Dan ini kebanyakan konsumennya anak muda,” ucap Thomas. “Kalau CB150R kan semi premium-lah, Verza entry-level, dan yang ini (motor baru) lebih ke arah anak muda,” terang Thomas.

Jumat, 27 Maret 2015

Casey Stoner Bakal Turun ke Superbike Bersama Honda

Roda Botak - Mantan juara Dunia MotoGP, Casey Stoner akan kembali turun balap motor comeback tahun ini setelah ditunjuk sebagai bagian dari Honda line-up di Suzuka 8 Hours.

Pebalap Juara MotoGP pada tahun 2007 dan 2011, sudah lama tidak berkompetisi di lomba motor sejak pensiun tahun 2012 lalu. Meski demikian, ia tetap menjalin hubungan kuat dengan HRC dan membantu dalam perkembangan motor.

Dipastikan Stoner akan membuat kejutan di ajang bergengsi, Suzuka 8 Hours Superbike Event nanti. Dia akan menunggangi Honda CBR1000RR bersama juara dunia supersport dan pemenang untuk dua tahun terakhir Michael van der Mark dan Takumi Takahashi.

"Setelah mengendarai di Sepang beberapa bulan yang lalu, saya telah berbicara dengan Honda tentang kemungkinan untuk mengambil bagian dalam Suzuka," kata Stoner.

"Ini akan menjadi acara yang ingin saya lakukan dan sesuatu yang saya tidak pernah bisa dipertimbangkan ketika aku sedang balapan di MotoGP. Karena jadwal saya sibuk, jadi benar-benar ingin untuk mengambil bagian,” kata Stoner.

"Superbike sangat berbeda dengan mesin MotoGP, tapi itu akan menjadi tantangan baru dan kesempatan bagi saya untuk mencoba sesuatu yang baru dan tidak seperti apa yang saya digunakan dalam balapan saya kali ini”

"Saya terkesan dengan Michael van der Mark musim ini dan Takumi Takahashi. Mereka memiliki banyak pengalaman pada mesin ini. Jadi saya tak sabar untuk mendengar komentar mereka dan bekerja bersama-sama dengan mereka dalam persiapan untuk balapan Juli. Sekarang saya harus berkonsentrasi pada latihan untuk persiapan balapan saya"