Tampilkan postingan dengan label motor listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor listrik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2015

Motor Listrik Harley-Davidson Siap Diujicoba 1.000 Bikers

Roda Botak - Saat pabrikan motor sedang berlomba-lomba mengembangkan motor dengan mesin listrik, tampaknya Harley-Davidson (H-D) sudah siap untuk memproduksinya. Prototipe motor listrik H-D, Livewire, akan diujicoba pada 16-17 Mei mendatang di Millbrook Proving Ground Bedfordshire.

Dilansir dari Motorcycle, uji coba Livewire sendiri akan melibatkan berbagai biker di Inggris. Tujuan utama selain mengetes kemampuan motor listrik tersebut, H-D juga ingin mendapatkan komentar dari berbagai pihak mengenai Livewire yang sedang mereka kembangkan.

Salah satu hal yang menarik dari uji coba motor asal Amerika Serikat itu adalah mekanisme pengetesannya. Pihak H-D mempersilahkan 1.000 bikers untuk mencoba produk ramah lingkungan mereka. Para bikers yang berminat untuk uji coba tersebut, bisa mendaftarkan diri secara online dan menjawab pertanyaan mengenai Livewire.

Proyek uji coba ini rencananya akan dilakukan di berbagai negara di Eropa. Setelah menggelar uji coba di Inggris, H-D selanjutkan akan melakukan uji coba LiVewire di Perancis, Jerman, Italia, dan Belanda.

"Kami siap mengekspansi uji coba di Eropa. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak komentar dari pada bikers yang tentu saja sangat membantu kita dalam mengembangkan teknologi ini kedepannya," jelas Michael Carney selaku Public Relation Manager H-D Regional EMEA.

Wah, pastinya akan menarik jika H-D juga ingin melakukan uji coba untuk bikers yang ada di Indonesia. 

Rabu, 15 April 2015

Tiongkok Lirik Indonesia Kembangkan Motor Listrik

Roda Botak - Pemerintah sedang mengembangkan kendaraan ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Hal ini karena kendaraan yang ada di kota-kota besar memberi pengaruh besar terhadap pencemaran polusi udara selain asap pabrik.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, untuk mengurangi tingkat pencemaran polusi udara di kota besar, maka harus ada terobosan kendaraan yang ramah lingkungan. Dia menyebut, motor listrik merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi tingkat polusi udara selain tak memakai bahan bakar minyak (BBM) yang diprediksi bakal habis dalam sebelas tahun mendatang.

Dia mengungkapkan, saat ini ada investor Tiongkok yang melirik Indonesia untuk mengembangkan dan memproduksi kendaraan motor listrik. Rencananya, pabrik produksi motor listrik itu akan dibangun di Cirebon.

"Itu dari Tiongkok sama lokal. Mereka akan buat pabrik dan dibuat serta dirakit di sini. Saat ini mereka akan membuat tapi bukan dalam jumlah yang banyak. Mereka berencana membuat pabrik langsung di Cirebon," ujar Saleh di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No 1, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).

Nantinya, lanjut dia, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pembuatan motor listrik mencapai lebih dari 50 persen. Investor dari Negeri Tirai Bambu itu sendiri sudah menyatakan minatnya karena telah meminta nomor identifikasi kendaraan (NIK) ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Rencananya, mereka akan membangun pabriknya tahun ini. Mereka juga sudah minta NIK ke Kemenperin dan nantinya mereka akan mengajukan layak jalan ke Kementerian Perhubungan," papar Saleh.

Dipilihnya Indonesia, terang dia, karena memiliki sumber tenaga listrik yang sangat melimpah melalui energi baru dan terbarukan. Selain itu, penggunaan sepeda motor di Indonesia sangat banyak, sehingga cukup potensial jika mereka kembangkan produksi motor listrik.

"Sebagian besar produksi adalah motor listrik, dan ada beberapa produksi motor hybrid. Mereka kembangkan ini karena listrik merupakan energi yang murah ketimbang bahan bakar minyak (BBM)," pungkas Saleh.

Selasa, 07 April 2015

Sepeda Motor Ini Tidak Bisa Jatuh

Roda Botak - Perusahaan desain kendaraan listrik, Lit Motors (LM) asal California, Amerika Serikat, sejak pertama berdiri pada 2010, punya imaji menciptakan kendaraan pintar dan ramah lingkungan. LM sejak 2012 telah berhasil membuat C-1, kendaraan roda dua yang tidak bisa jatuh ke samping.

Menggabungkan motor listrik dengan alat bantu penyeimbang gravitasi, giroskop. Komponen bantuan tersebut digunakan untuk mengukur atau mempertahankan orientasi berdasarkan momentum sudut, seperti yang biasa digunakan pada pesawat terbang atau kapal laut.

Salah satu kelemahan mengendarai sepeda motor dengan konfigurasi dua roda segaris adalah beresiko jatuh bila pengendara kehilangan keseimbangan. LM menjelaskan, C-1 merupakan “mobil roda dua”. Pengendara mengemudikan sepeda motor seperti mobil tanpa perlu khawatir terjatuh.

Seperti dilansir BBC, pendiri LM, Daniel Kim, mengatakan, pemilik bisa mendapatkan keuntungan dari efisiensi sepeda motor dan keamanan serta kenyamanan mobil. Dalam sesi uji tabrak, C-1 bahkan tidak merebah ketika ditarik paksa oleh SUV.

Seluruh tenaga dihasilkan motor listrik yang sanggup menjelajah hingga 321 km. Dengan bobot keseluruhan sekitar 400 kg, akselerasi 0-100 kpj mampu ditempuh di bawah 6 detik.

Pengembangan

C-1 terus dikembangkan, kabar terakhir, purwarupa telah dibuat dan versi produksi bisa dipasarkan pada akhir 2014. Target yang dituju, pasar dengan populasi sepeda motor besar seperti India dan China.

Buat para peminat harus cepat melakukan pemesanan. Daftar antrean telah mencapai 370 orang untuk 10.000 unit pertama. Saat dipasarkan nanti harganya mencapai Rp 273 juta.