Sabtu, 22 November 2014

GO Eleven Kawasaki Bergabung dengan World Superbike

GO Eleven Kawasaki mengumumkan langkahnya untuk bergabung dengan World Superbike Championship musim 2015 untuk mengimbangi keterlibannya di kelas Supersport dan Superstock 600.

Tim sebelumnya mengikuti balapan di kelas Superstock 600, Superstock 1000 dan Supersport dalam beberapa tahun lalu, keputusan ini membuat tim asal Italia ini mengikuti semua seri di balapan World Superbike.

Tim dipimpin oleh mantan pebalap Denis Sacchetti dan menerima input dari mantan pebalap WSBK Ruben Xaus, GO Eleven akan menjalankan setidaknya satu motor Kawasaki ZX-10R pada 2015.

“Kami senang untuk mengumumkan partisipasi kami di balapan WSBK musim depan, impian menjadi kenyataan,” ujar Denis Sacchett, seperti dikutip laman Crash.

“Ini langkah penting untuk aktivitas balapan kami dan kami akan membutuhkan hasil terbaik di semua level balapan di WSBK yang sangat tinggi,” tuturnya.

Senin, 10 November 2014

The Chang International Circuit, di Buriram, Thailand, akan menjadi tuan rumah balapan musim depan World Superbike Championship.

Sebuah kontrak tiga tahun untuk balapan di tempat Thai dimulai musim depan, pada 20-22 Maret.

Thailand akan menjadi negara ke-24 menjadi tuan rumah aksi WSBK saat balap berlangsung di 4.554km, sirkuit 12-turn, yang dapat menampung hingga 40.000 penonton.

Kalender musim depan masih harus diselesaikan, tetapi diharapkan untuk menyertakan 15 balapan. Kalender akan dipublikasikan pada tanggal 18 November.

"Salah satu tujuan dari FIM adalah memiliki balapan di setiap benua," kata FIM Vito Ippolito Presiden.

"Orang-orang Asia sangat antusias sepeda motor dan memiliki Thailand di 2015 kalender adalah kehormatan yang nyata dan prestasi bagi kita semua dan sangat penting untuk olahraga."

Minggu, 09 November 2014

Rossi dan Lorenzo Perkenalkan Motor Yamaha R1 untuk Superbike

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, jadi bintang tamu pada peluncuran resmi motor YZF-R1 yang dipakai untuk Superbike, di Milan, Selasa (4/11/2014). Rossi juga terlibat dalam pengembangan mesin baru R1.

"Saya ingin berterima kasih karena Yamaha melibatkan saya dalam proyek pengembangan R1 baru untuk semua pebalap," kata Rossi. "Ini luar buasa. Saya senang bekerja keras dan mengembangkan motor, terutama karena targetnya adalah membuat R1 sebisa mungkin menyamai M1, motor favorit saya!"

"Menurut saya, kami melakukan pekerjaan luar biasa. Motor luar biasa. Saya mengendarainya untuk kali pertama di lintasan pada uji coba tertutup, tahun lalu. Uji coba itu sangat menyenangkan, dan inilah hasilnya," lanjut juara dunia sembilan kali tersebut.

Yamaha menggambarkan sepeda motor seberat 199 kilogram dengan 200 tenaga kudatersebut sebagai paket dengan teknologi motor MotoGP YZR-M1.

Sementara itu, Lorenzo hadir untuk merilis edisi terbatas versi "M", termasuk suspensi elektronik dan data logger yang memungkinkan untuk mengunduh dan mengunggah setting baru.

"Motor versi M ini memiliki sesuatu yang lebih dibanding R1 yang biasa," kata Lorenzo. "Ini adalah versi ketika orang-orang ingin merasakan adrenalin seperti yang kami rasakan. Saya ingin memiliki motor ini, bahkan sebagai pebalap.... Ini luar biasa."

Rossi dan Lorenzo akan bersaing pada GP Valencia, akhir pekan ini, untuk menjadi runner-up di ujung musim.

Honda juga sepertinya akan mengaitkan motor MotoGP dalam pengembangan mesin Superbike. Juara dunia Marc Marquez dan rekan satu timnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, hadir dalam peluncuran RC213V versi jalanan yang dinamai RC213V-S."

Sabtu, 28 Desember 2013

Tim Pata Honda WSBK Menjajal Motor Barunya

Menutup tahun 2013 pembalap World Superbike Championship dari Tim Pata Honda WSBK, yaitu Leon
Haslam dan Jonathan Rea menjajal motor baru mereka. Pada tahun 2014 mereka akan menggunakan Honda Fireblade SP 2014 terbaru, uji coba tersebut dilaksanakan di Sirkuit Losail, Qatar.

Pada musim 2014, Leon Haslam dan Jonathan Rea akan menggunakan motor baru itu. Mereka tidak hanya mengetes motor baru mereka, tapi juga menampilkan menampilkan motor produksi Honda Motor Europe tersebut kepada para Jurnalis.

Motor Honda Fireblade SP 2014 yang akan digunakan Tim Pata Honda WSBK tahun depan, dilengkapi dengan adjustable Ohlins pada bagian depan dan rem monoblock produksi Brembo pada bagian belakang. Selain itu Motor Honda Fireblade SP 2014 dilengkapi dengan blueprinted engine dan tempat duduk tunggal yang memungkinkan pembalap berkonsentrasi pada balapan.

"Ini merupakan momen yang sangat
menyenangkan untuk mengendarai motor baru di Losail bersama para jurnalis. Fireblade SP merupakan motor dengan mesin yang mengagumkan membuat saya sangat menikmati mengitari sirkuit sampai-sampai saya mengitari kurang lebih hingga 300 lap," ujar Haslam.

Sementara itu, rekan haslam, Rea hanya dapat tersenyum sumringah dan mengatakan bahwa dia memiliki pekerjaan yang terbaik di dunia.
Musim 2013, Pata Honda berhasil meraih posisi 9 atas nama Jonathan Rea dan 13 dengan pembalapnya Leon Haslam.

Tim sangat berharap kedua pembalap akan mendapatkan hasil yang maksimal di musim tahun 2014.

Sistem Superpole Musim 2014

Memasuki tahin 2014 eni FIM
Superbike World Championship,
Memperkenalkan format Tissot-
Superpole terbaru. Format baru ini akan dilaksanakan dalam 2 sesi yang dilakukan masing-masing selama 15
menit.

Format Tissot Superpole terbaru ini, 20 pembalap akan bertarung untuk mendapatkan posisi terbaik di grid.

Dalam regulasi baru dalam latihan bebas akan dilakukan pencatatan waktu terbaik untuk menetukan pole position. Peraturan baru ini merupakan upaya agar aturan di WBSK dan MotoGP mirip. Dengan peraturan yang hampir sama ini akan membantu penyelenggara yang mencakup sirkuit, marshal dan semua orang yang terlibat di kedua kejuaraan tersebut.

Tissot-Superpole prosedur baru:

Pembalap Top 20 atau urutan 20 teratas akan diklasisfikasikan sesuai hasil catatan waktu di sesi latihan bebas 1, 2, dan 3 untuk mengambil bagian dalam Tissot-Superpole.

Pembalap tercepat 1 sampai sepuluh akan menjadi unggulan dan langsung ke Superpole 2. Sedangkan pembalap tercepat urutan 11 sampai 20 akan bertarung kembali di Superpole 1 untuk disaring lagi. Dua pembalap tercepat dalam Superpole 1 akan maju ke Superpole 2 dan bertarung dengan pembalap yang tercepat 1 sampai 10.

Kedua sesi Superpole akan berjalan masing-masing selama 15 menit dan istirahat 10 di antara Superpole 1 dan Superpole 2.